Wondering®

Photoshop 16 MB

Kemarin saya lihat tweet dari Robbie Tilton. Dia mantan desainer Apple dan Google. Tweet-nya soal Compositor, aplikasi yang dia bikin sendiri. Alternatif Photoshop. Gratis. Open source. Ukurannya 16 MB.

Photoshop butuh berapa GB? Saya tidak ingat persis, tapi yang jelas bukan 16 MB. Bukan juga 100 MB. Installer-nya saja bisa 2 sampai 3 GB.

Saya baca lebih lanjut. Compositor v1.3 baru rilis. Ada fitur baru: kita bisa menonton AI mengedit proyek Compositor secara real-time. Jadi AI-nya bekerja, dan kita bisa lihat prosesnya.

Ada sesuatu yang aneh dari kalimat itu. Menonton AI mengedit. Bukannya AI itu alat? Kok jadi tontonan?

Tapi mungkin memang begitu arahnya sekarang. AI bukan lagi alat yang kita kendalikan sepenuhnya. AI jadi sesuatu yang bekerja di samping kita, dan kita bisa menontonnya. Seperti menonton rekan kerja.

Robbie bilang dia bikin Compositor karena lelah bayar langganan Adobe. Dia mau alat yang dia butuhkan, tanpa embel-embel yang tidak perlu. “All the essential tools I need for compositing, with none of the BS.”

Kalimat itu yang bikin saya tertarik. Bukan karena saya butuh Compositor. Saya tidak pakai Mac. Tapi karena ada orang yang lelah dengan sesuatu, lalu bikin sendiri. Dan ternyata, yang dia bikin lebih ringan, lebih cepat, dan lebih gratis dari yang dia tinggalkan.

Statistiknya: 27 ribu unduhan dalam seminggu. 5.500 bintang di GitHub. Waktu buka 0,6 detik, enam kali lebih cepat dari Photoshop. Ukuran 16,5 MB. Gratis.

Angka-angka itu bukan cuma angka. Itu bukti bahwa sesuatu yang besar dan mahal belum tentu lebih baik. Kadang, yang kecil dan sederhana justru menang.

Saya tidak tahu apakah Compositor akan bertahan lama. Proyek open source sering mati setelah pembuatnya bosan. Tapi untuk sekarang, ini berjalan. Dan saya suka idenya: satu orang, satu masalah, satu solusi.

Ada satu hal lagi yang menarik. Fitur AI-nya. Robbie bilang kita bisa menonton AI mengedit proyek. Artinya, AI bukan cuma menjawab pertanyaan di chat. AI bisa masuk ke dalam aplikasi, bekerja di dalamnya, dan kita bisa lihat hasilnya.

Bayangkan Photoshop yang punya asisten. Kamu bilang “hapus background”, dan asisten itu melakukannya. Kamu bilang “tambahkan bayangan”, dan dia menambahkannya. Kamu tinggal menonton.

Itu bukan masa depan lagi. Itu sekarang. Di aplikasi 16 MB yang gratis.

Mungkin itu pelajaran yang bisa saya ambil. Ketika sesuatu terasa terlalu berat, terlalu mahal, atau terlalu ribet, mungkin jawabannya bukan menerima. Mungkin jawabannya: bikin sendiri.

Tidak harus langsung besar. Tidak harus langsung sempurna. Cukup mulai dari satu masalah yang ingin diselesaikan.

Dan siapa tahu, dari masalah kecil itu, lahir sesuatu yang lebih baik dari yang pernah ada.